Pada dasarnya Nampon Trirasa mengarahkan anggota semakin mengabdi pada Tuhan Yang Maha Esa, serta bermanfaat bagi diri, keluarga, masyarakat dan negara sesuai dengan ajaran,dan kepercayaan masing-masing.
Pelajaran Nampon mengajarkan penggunaan Tenaga Dalam murni dari dalam setiap anggota, guna dimanfaatkan bagi kebutuhan sehari-hari sebagai anggota masyarakat yang jujur,sehat, dan bertanggung jawab. Nampon mengharapkan segenap anggotanya rendah hati dan senantiasa berjiwa ksatria menuju hidup yang selamat, aman,dan sejahtera dunia dan akhirat. Didalam badan yang sehat terdapat jiwa yang sehat.
Penguasaan gerak,nafas dan rasa menjadikan tenaga dalam guna penyaluran sesuai dengan kebutuhan. Ilmu Bela Diri diutamakan bagi pembangunan manusia yang bersahabat,mempererat kekeluargaan, serta pencipta lingkungan aman, rukun dan damai. Pelajaran tidak diperkenankan mencoba-coba diluar paguron.
Pelajaran diselenggarakan dalam 3 tingkat dan dapat dilanjutkan dengan tingkat 4 (khusus). Setiap tingkat diperlukan satu tahun .
Tingkat I. Penguasaan inti tenaga dalam diri sendiri.
Merasakan tenaga orang lain. Merasakan jatuh.
Tingkat II Penguasaan tenaga untuk menyalurkan tenaga dalam dan menjatuhkan orang lain.
Penyembuhan Alternatif , Perlindungan, Pengamanan bagi orang lain,benda, dan ruang.
Tingkat III Penguasaan Tenaga Dalam untuk Tidak Jatuh – tidak terserang / menetralisir tenaga dalam orang lain.
Tingkat IV (Khusus) Pendalaman, penyiapan calon guru.
Jurus :
1. Hiji
2. Dua Jeublag
3. Dua Teundeud
4. Tilu / Bedol
5. Opat Liwat
6. Opat Tomplok
7. Opat Gileus
8. Opat Colok
9. Opat Potong
10. Lima











Prinsip Pelatihan

Phase Pelatihan